Office Tab

Office Tab, ada yang tau apa itu Office Tab?? Mungkin bagi sebagian sobat blogger ada yang baru mendengar tool Office Tab ini. Office Tab merupakan sebuah tool untuk microsoft office yang berfungsi untuk membuat sebuah tab agar memaksimalkan kerja sobat blogger. Masih bingung dengan penjelasan saya?? Cekidot aja deh,, Sebelum saya menjelaskan lebih jauh tentang Office Tab. Saya ingin bertanya, Anda tau browser mozilla firefox kan?? pasti pada tau semua kan?? Mmm, pernah membuat tab baru di mozilla (ctrl+t)?? Nah, seperti itulah mungkin Office Tab ini bisa saya gambarkan. Lebih jelasnya, perhatikan gambar berikut :

Bagaimana?? Nyesel banget deh kalau nggak coba. Pokoknya office kita Jadi lebih simple loh sob ketika kita akan berpindah lembar pekerjaan. Buktikan aja sendiri deh,,, Hehehe Cara Instal Agar Full Version :

  1. Instal program Office Tab 5.01.
  2. Selesai, Close program (jangan di launch)
  3. Copy dan paste file OfficeTabFunction.dll ke C:\Windows\System32
  4. Masukan serial number yang sudah disertakan dalam paket download.
  5. Selesai

NB : Tested on Office 2007 (word, excel, and powerpoint). Buat Office 2010, hanya support word dan excel saja.

Silahkan download di sini

Tulisan ini di copas (copy/paste) dari http://www.remo-xp.com

Rekapitulasi Nilai Mata Kuliah Metode Numerik Kelas B

Untuk melihat nilai mata Kuliah Metode Numerik Kelas B, Silahkan download file di Sini

Cara Mengatasi Komputer yang Tidak Bisa di Shut down

Tulisan kali ini akan membahas tentang laptop yang tidak bisa di shutdown secara normal. Dan harus dimatikan dengan paksa yaitu dengan menekan lama tombol power yang ada di laptop. tetapi langkah itu belum juga mengatasu masalah.

Awalnya gini, kemaren saya memformat ulang laptop saya menggunakan OS windows XP. Kemudian saya menginstal drivernya yang belum terdeteksi. Akan tetapi, pada waktu di-restart, lapto saya belum juga mati. Setelah menunggu lama, saya pun menekan tombol power (artinya mematikan secara manual).
Setelah itu, saya coba kembali nyalain laptop saya dan mencoba merestart kembali, tetapi tetap aja tidak bisa dishutdown. Dan kemudian saya minta tolong ke teman saya dan dia ngasih saran “mungkin driver cam-nya error”, ujarnya. Dan dia beri tahu cara mengatasinya.

caranya dapat dibaca dibawah ini:
cara pertama adalah sepeti yang saya alami karena masalah driver
1. klik kanan di my computer
2. properties
3. klik tab Hardware
4. klik Device Manager
5. klik Imaging devices
6. pilih nama driver cam anda disini nama driver saya adalah HD Video WebCam
7. klik kanan driver cam anda
8. pilih Update Driver…
9. pilih Instal from a list or specific location (Advance)
10. klik Next
11. pilih Don’t search. I will choose the driver to install.
12. klik Next
13. Klik Model cam anda klik next
14. Tunggu hingga file driver di pindahkan ke system32
15. setelah selesai klik Finish
16. ok.. selanjutnya restart Laptop anda
17. Jika langkah di atas belum berhasil, cobalah langkah ke 2

cara kedua adalah
Masuk ke registry cari PowerOffActive dan beri nilai 1
Caranya :
1. tombol windows + R ( Start > RUN )
2. setelah itu ketik regedit > enter
3. maka akan masuk ke Registry Editor
4. selanjutnya
5. klik HKEY_CURRENT_USER > Control Panel > Desktop
6. cari kata PowerOffActive disebelah kanan
7. Klik kanan pada PowerOffActive trus pilih Modify ( klik 2x PowerOffActive )
8. lalu beri nilai nya 1

Teman – teman juga dapat mengatur PowerActive di Default Usernya caranya :
1. tombol windows + R ( Start > RUN )
2. setelah itu ketik regedit > enter
3. maka akan masuk ke Registry Editor
4. selanjutnya
5. klik HKEY_USERS > .Default > Control Panel > Desktop
6. cari kata – kata PowerOffActive disebelah kanan
7. Klik kanan pada PowerOffActive trus pilih Modify ( klik 2x
PowerOffActive )
8. lalu beri nilai nya 1
9. Selanjutnya coba restart atau shutdown laptopnya

Mungkin tulisan isi sudah cukup, kalau ada yang kurang, mohon dilengkai ya!!!

Metode Interpolasi Linear

Alhamdulillah….

akhirnya selesai juga program untuk mencari akar – akar persamaan.

Teman – Teman, beberapa bulan yang lalu saya mendapatkan tugas kuliah yang lumayan agak rumit sich yaitu metode numerik….. tetapi setelah dicoba ternyata sangat mudah lho… buktinya saja tugasku sendiri yaitu tenselesai tepat waktu… tugas kelompokku membuat program untuk mencari akar – akar persamaan menggunakan metode biseksi alias metode setengah interval.

Alhamdulillah…….

Tetapi pada kali saya akan membahas tentang tugas teman saya yaitu membuat program untuk mencari akar – akar persamaan menggunakan metode interpolasi linear yang lumayan agak rumit juga kalau dikerjakan secara manual. So…. saya buat program yang alhamdulillah dapat terselesaikan dengan bantuan dari temenku juga…. Dan pada kali ini saya menggunakan JAVA.

Dalam metode tersebut menggunakan beberapa looping. Tetapi Looping tersebut mempunyai batasan yaitu nilai toleransi….

Inilah Source Code yang telah saya buat semoga bermanfaat bagi teman – teman.

/*
* To change this template, choose Tools | Templates
* and open the template in the editor.
*/

package cobacoba;

import java.io.BufferedReader;
import java.io.IOException;
import java.io.InputStreamReader;

/**
*
* @author BUDIANTO
*/
public class Main {
static double x,xn,tol, fx, xb, error = 0;
/**
* @param args the command line arguments
*/
public static void main(String[] args) throws IOException {

BufferedReader bfr=new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
int i;
try{
int iter;
iter=0;
System.out.println(“Masukkan nilai pertama :”);
x = Double.parseDouble(bfr.readLine());

System.out.println(“Masukkan nilai kedua :”);
xn=Double.parseDouble(bfr.readLine());

System.out.println(“Masukkan nilai toleransi”);
tol= Double.parseDouble(bfr.readLine());

if (fungsi(x) * fungsi(xn)>0){
System.out.print(“Akar – Akar tidak ditemukan”);
}else{
i=1;
double abs=Math.abs(fungsi(xb));
while(Math.abs(fungsi(xb))> tol)
{
iter = iter + 1;
xb = (x+xn)/2;
if(fungsi(x) * fungsi(xb)<0)
{
xn = xb;
}else{
x = xb;
i+=1;
}
System.out.println(“\t”+iter+”\t”+x+”\t”+xn+”\t”+xb+”\t”+fungsi(xb));
}

}
}catch(IOException e){
System.out.print(“Masukan Salah”);
}
// TODO code application logic here
}

static double fungsi(double x){
return x = ((x*x)*x) + (x*x) – (3*x) – 3;
}

Silahkan download Source Code-nya di sini

CSS (Casseding Style SheetS)

1. Pengertian CSS

standard pembuatan dan pemakaian style untuk dokumen terstruktur , CSS digunakan untuk mempersingkat penulisan tag HTML seperti font,color,text, dan table menjadi lebih ringkas sehingga tidak terjadi pengulangan tulisan

2. Keuntungan Penggunaan CSS

  • Memisahkan presentastion sebuah dokumen dari content document itu sendiri.
  • Lebih Praktis karena Mempermudah dan Mempersingkat pembuatan dan pemeliharaan dokumen web
  • Mempercepat proses rendering/pembacaan HTML.

3. Kekurangan Penggunaan CSS

  • Tidak semua browser mengartikan kode CSS dengan cara yang sama

4. Cara Penggunaan CSS

Ada 4 cara memasang kode CSS ke dalam kode HTML / halaman web, yaitu:

  1. Inline CSS
  2. Embedded atau memasang kode css ke dalam bagian <head>
  3. Link ke external CSS
  4. Import CSS file

Penejelasan di bawah ini:

a. Inline CSS

Kode CSS dituliskan langsung ke dalam tag HTML yang ingin di format. Penulisan cara ini tidak memerlukan penulisan selector dalam kode CSS.

b. Embeded CSS

  • menempelkan kode CSS di antara tag  <head> dan </head>
  • Penulisan CSS dengan cara ini diawali dengan tag <style> dan diakhiri dengan tag </style>

c. Link Ke External CSS

  • Kode CSS external di tulis dalam satu file terpisah yang disimpan dengan akhiran .css.
  • Diletakan diluar dokumen XHTML nya
  • Menggunakan property <link> untuk menghubungkan halaman XHTML dengan file .css nya

d. Import CSS

  • · Anda bisa juga meng-import CSS ke dalam suatu halaman website menggunakan tag import.

Contoh:

@import “style.css”;

atau

@import url(“style.css”);

5. Aturan Penulisan Css

a) Selector

Adalah nama yang diberikan untuk setiap style berbeda yang dibuat. Di dalam style didefinisikan bagaimana setiap selector akan bekerja (font, color dan lain-lain.). Kemudian di dalam bagian body halaman web, selector tersebut dipanggil untuk mengaktifkan style yang telah didefinisikan

Macam – macam Selector :

  • Selector HTML
  • Selector Class
  • Selector ID

6. Elemen – elemen CSS

  • Font
  • Text
  • Color

Daftar Distribusi Kelompok Mata Kuliah Metode Numerik Kelas B

Distribusi Kelompok Metnum update 12 April 2011 dapat dilihat di sini

 

Terima Kasih

Perintah Dasar Linux

Sekilas Tentang Command Line

Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS, command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri dengan menekan tombol Enter pada keyboard untuk mengeksekusi perintah tersebut.

Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan. Oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja. Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunanakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.

 

Berikut akan dijelaskan beberapa perintah dasar yang mungkin kelak akan sering digunakan terutama oleh para pemula. Perhatian: pengetahuan akan perintah-perintah yang lain akan segera bertambah seiring dengan kemajuan Anda menguasai sistem operasi Linux ini.

Penjelasan masing-masing perintah akan dipersingkat saja dan untuk mengetahui lebih detail lagi fungsi-fungsi suatu perintah, Anda dapat melihat manualnya, misalnya dengan mengetikkan perintah man:

man adalah perintah untuk menampilkan manual dari suatu perintah. Cara untuk menggunakannya adalah dengan mengetikkan man diikuti dengan perintah yang ingin kita ketahui manual pemakaiannya.

Contoh:

$ man ls

Perintah di atas digunakan untuk menampilkan bagaimana cara penggunaan perintah ls secara lengkap.

Perintah-Perintah Dasar Linux

Sebagai panduan Anda, berikut adalah daftar perintah secara alfabet. Sebenarnya, Anda dapat saja menekan tab dua kali untuk melihat semua kemungkinan perintah yang dapat digunakan. Misalnya Anda ingin mengetahui perintah apa saja yang dimulai dengan huruf a, maka Anda cukup mengetikkan a lalu tekan tab dua kali!

Daftar Perintah Menurut Alfabet

& adduser alias bg cat cd chgrp chmod chown cp fg find grep gzip halt hostname kill less login logout ls man mesg mkdir more mount mv passwd pwd rm rmdir shutdown su tail talk tar umount unalias unzip wall who xhost + xset zip

&

Perintah & digunakan untuk menjalan perintah di belakang (background) Contoh:

wget http://id.wikibooks.org &

Perintah & dipakai dibelakang perintah lain untuk menjalankannya di background. Apa itu jalan di background? Jalan dibackground maksudnya adalah kita membiarkan sistem untuk menjalankan perintah sendiri tanpa partisipasi kita, dan membebaskan shell/command prompt agar bisa dipergunakan menjalankan perintah yang lain.

Lihat juga:

Silahkan lihat juga perintah bg dan fg.

adduser

Perintah adduser digunakan untuk menambahkan user.

Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yg baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah passwd, yaitu perintah untuk membuat password bagi user tersebut. Contoh:

# adduser udin

# passwd udin

Perhatikan bahwa semua perintah yang membutuhkan akses root, di sini saya tulis dengan dengan menggunakan tanda #, untuk memudahkan Anda membedakannya dengan perintah yang tidak perlu akses root.

Jika Anda menjalankan perintah adduser, Anda akan diminta memasukkan password untuk user yang Anda buat. Isikan password untuk user baru tersebut dua kali dengan kata yang sama.

alias

Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah. Misalnya bila Anda ingin perintah ls dapat juga dijalankandengan mengetikkan perintah dir, maka buatlah aliasnya sbb:

$ alias dir=ls

Kalau Anda suka dengan tampilan berwarna-warni, cobalah bereksperimen dengan perintah berikut:

$ alias dir=ls -ar –color:always

Untuk melihat perintah-perintah apa saja yang mempunyai nama lain saat itu, cukup ketikkan alias saja (tanpa argumen). Lihat juga perintah unalias.

bg

Untuk memaksa sebuah proses yang dihentikan sementara(suspend) agar berjalan di background. Misalnya Anda sedang menjalankan sebuah perintah di foreground (tanpa diakhiri perintah &) dan suatu saat Anda membutuhkan shell tersebut maka Anda dapat memberhentikan sementara perintah tersebut dengan Ctrl-Z kemudian ketikan perintah bg untuk menjalakannya di background. Dengan cara ini Anda telah membebaskan shell tapi tetap mempertahankan perintah lama berjalan di background.

Lihat juga perintah fg.

cat

Menampilkan isi dari sebuah file di layar. Contoh:

$ cat /nama/suatu/file

cd

Change Directory atau untuk berpindah direktori dan saya kira Anda tidak akan menemui kesulitan menggunakan perintah ini karena cara penggunaanya mirip dengan perintah cd di DOS.

chgrp

Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file. Sintaks penulisannya adalah sbb:

# chgrp

chmod

Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori. Anda dapat menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding. Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu:

 

1. r untuk read,

2. w untuk write, dan

3. x untuk execute.

Dengan menggunakan letter coding, Anda dapat merubah permission diatas untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin.

Misalnya untuk memberikan ijin baca dan eksekusi file coba1 kepada owner dan group, perintahnya adalah:

$ chmod ug+rx coba1

Untuk mencabut ijin-ijin tersebut:

$ chmod ug-rx coba1

Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untuk user, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write) dan 1 (execute).

Misalnya untuk memberikan ijin baca(4), tulis(2) dan eksekusi(1) file coba2 kepada owner, perintahnya adalah:

$ chmod 700 coba2

Contoh lain, untuk memberi ijin baca(4) dan tulis(2) file coba3 kepada user, baca(4) saja kepada group dan other, perintahnya adalah:

$ chmod 644 coba3

Perhatian: Jika Anda hosting di server berbasis Linux, perintah ini sangat penting sekali bagi keamanan data Anda. Saya sarankan semua direktori yang tidak perlu Anda tulis di chmod 100 (jika Apache jalan sebagai current user (Anda)) atau di chmod 501 jika Apache jalan sebagai www-data atau nobody (user lain).

chown

Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori

$ chown

cp

Untuk menyalin file atau copy. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2:

$ cp

fg

Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground. Lihat juga perintah bg diatas.

find

Untuk menemukan dimana letak sebuah file. Perintah ini akan mencari file sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan. Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan nama direktori awal pencarian, kemudian nama file (bisa menggunakan wildcard, metacharacters) dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan. Misalnya akan dicari semua file yang berakhiran .doc di current direktori serta tampilkan hasilnya di layar:

$ find . -name *.doc -print

Contoh hasil:

. /public/docs/account.doc

. /public/docs/balance.doc

. /public/docs/statistik/prospek.doc

./public/docs/statistik/presconf.doc

grep

Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan.

Format perintah:

$ grep

Misalnya akan dicari file-file yang mengandung teks marginal di current direktori:

$ grep marginal

diferent.doc: Catatan: perkataan marginal luas dipergunakan di dalam ilmu ekonomi prob.rtf: oleh fungsi hasil marginal dan fungsi biaya marginal jika fungsi prob.rtf: jika biaya marginal dan hasil marginal diketahui maka biaya total

gzip

ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk mengkompresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana:

$ gzip

Walaupun demikian Anda bisa memberikan parameter tertentu bila memerlukan kompresi file yang lebih baik, silakan melihat manual page-nya. Lihat juga file tar, unzip dan zip.

halt

Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super useratau Anda harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown.

hostname

Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan untuk mengesset nama host sistem.

Contoh pemakaian:

[user@localhost mydirectoryname] $ hostname

localhost.localdomain

kill

Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan. Tujuannya adalah menghentikan proses. Format penulisan:

$ kill

PID adalah nomor proses yang akan di hentikan. Tidak tahu PID proses mana yang mau dibunuh? Cobalah bereksperimen dengan perintah:

ps aux | grep

less

Fungsinya seperti perintah more.

login

Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user lainnya.

logout

Untuk keluar dari sistem.

ls

Menampilkan isi dari sebuah direktori seperti perintah dir di DOS. Anda dapat menggunakan beberapa option yang disediakan untuk mengatur tampilannya di layar. Bila Anda menjalankan perintah ini tanpa option maka akan ditampilkan seluruh file nonhidden(file tanpa awalan tanda titik) secara alfabet dan secara melebar mengisi kolom layar. Option -la artinya menampilkan seluruh file/all termasuk file hidden(file dengan awalan tanda titik) dengan format panjang.

man

Untuk menampilkan manual page atau teks yang menjelaskan secara detail bagaimana cara penggunaan sebuah perintah. Perintah ini berguna sekali bila sewaktu-waktu Anda lupa atau tidak mengetahui fungsi dan cara menggunakan sebuah perintah.

$ man

mesg

Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar Anda dengan write atau talk.

$ mesg y atau mesg n

Gunakan mesg n bila Anda tidak ingin diganggu dengan tampilan pesan-pesan dari user lain.

mkdir

Membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS. a

more

Mempaging halaman, seperti halnya less

mount

Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini. Untuk melihat filesystem apa saja beserta mount-pointnya saat itu, ketikkan perintah mount. Perintah ini dapat Anda pelajari di bab mengenai filesystem. Lihat juga perintah umount.

$ mount

/dev/hda3 on / type ext2 (rw)

none on /proc type proc (rw)

/dev/hda1 on /dos type vfat (rw)

/dev/hda4 on /usr type ext2 (rw)

none on /dev/pts type devpts (rw,mode=0622)

mv

Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori.

passwd

Digunakan untuk mengganti password. Anda akan selalu diminta mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan password baru sebanyak dua kali. Password sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter.

pwd

Print working directory, atau untuk menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada.

rm

Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file.

Sekali lagi: Hati-hati dengan perintah ini!

rmdir

Untuk menghapus direktori kosong.

shutdown

Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintah halt. Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer dengan perintah shutdown -h now dan merestart sistem dengan perintah shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del.

su

Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka Anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.

tail

Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file. Default baris yang ditampilkan adalah 10 tapi Anda bisa menentukan sendiri berapa baris yang ingin ditampilkan:

$ tail

talk

Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal Anda akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya.

tar

Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk. File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar. Sintaknya sebagai berikut:

$ tar

Contoh:

$ tar -czvf namaFile.tar.gz /nama/direktori/*

Perintah di atas digunakan untuk memasukkan semua isi direktori, lalu dikompres dengan format tar lalu di zip dengan gzip, sehingga menghasilkan sebuah file bernama namaFile.tar.gz

$ tar -xzvf namaFile.tar.gz

Perintah di atas untuk mengekstrak file namaFile.tar.gz

umount

Adalah kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mount-pointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan.

# umount

unalias

Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan diatas, gunakan perintah:

$ unalias dir

unzip

Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres dengan zip. Sintaknya sederhana dan akan mengekstrak file yang anda tentukan:

 

$ unzip

Lihat juga perintah-perintah gzip dan unzip.

wall

Mengirimkan pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user, misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan.

# wall Dear, everyone….. segera simpan pekerjaan kalian, server akan saya matikan 10 menit lagi.

who

Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login. Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login. Misalnya:

$ who

root ttyp0 May 22 11:44

flory ttyp2 May 22 11:59

pooh ttyp3 May 22 12:08

xhost +

Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost -) host atau user ke sebuah server X.

xset

Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window seperti bunyi bel, kecepatan mouse, font, parameter screen saver dan sebagainya. Misalnya bunyi bel dan kecepatan mouse dapat Anda set menggunakan perintah ini:

$ xset b

$ xset m

zip

Perintah ini akan membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip. Lihat juga perintah gzip dan unzip.

Diperoleh dari “http://id.wikibooks.org/wiki/Perintah-perintah_dasar”

Pengenalan Web

Definisi Web

World Wide Web (WWW&, atau singkatnya Web) adalah suatu ruang informasi di mana sumber-sumber daya yang berguna diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI). WWW sering dianggap sama dengan Internet secara keseluruhan, walaupun sebenarnya ia hanyalah bagian daripadanya .

Hiperteks dilihat dengan sebuah program bernama browser web yang mengambil informasi (disebut dokumen atau “halaman web”) dari server web dan menampilkannya, biasanya di sebuah monitor. Kita lalu dapat mengikuti pranala di setiap halaman untuk pindah ke dokumen lain atau bahkan mengirim informasi kembali kepada server untuk berinteraksi dengannya. Ini disebut surfing atau  berselancar dalam bahasa Indonesia. Halaman web biasanya diatur dalam koleksi material yang berkaitan yang disebut “situs web.

HTTP

HTTP (HyperText Transfer Protocol) adalah protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web (WWW). Protokol ini adalah protokol ringan, tidak berstatus dan generik yang dapat dipergunakan berbagai macam tipe dokumen.
Pengembangan HTTP dikoordinasi oleh Konsorsium World Wide Web (W3C) dan grup bekerja Internet Engineering Task Force (IETF), bekerja dalam publikasi satu seri RFC , yang paling terkenal RFC 2616 , yang menjelaskan HTTP/1,1, versti HTTP yang digunakan umum sekarang ini.
HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara client dan server . Sebuh client HTTP seperti web browser , biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan TCP/IP ke port tertentu di tuan rumah yang jauh (biasanya port 80). Sebuah server HTTP yang mendengarkan di port tersebut menunggu client mengirim kode permintaan (request), seperti &quot;GET / HTTP/1.1&quot; (yang akan meminta halaman yang sudah ditentukan), diikuti dengan pesan MIME yang memiliki beberapa informasi kode kepala yang menjelaskan aspek dari permintaan tersebut, diikut dengan badan dari data tertentu. Beberapa kepala (header) juga bebas ditulis atau tidak, sementara lainnya (seperti tuan rumah) diperlukan oleh protokol HTTP/1,1 . Begitu menerima kode permintaan (dan pesan, bila ada), server mengirim kembali kode jawaban, seperti &quot;200 OK&quot;, dan sebuah pesan yang diminta, atau sebuah pesan error atau pesan lainnya.

HTTP

Sejarah
Protokol HTTP pertama kali dipergunakan dalam WWW pada tahun 1990 . Pada saat tersebut yang dipakai adalah protokol HTTP versi 0.9. Versi 0.9 ini adalah protokol transfer dokumen secara mentah, maksudnya adalah data dokumen dikirim sesuai dengan isi dari dokumen tersebut tanpa memandang tipe dari dokumen.
Kemudian pada tahun 1996 protokol HTTP diperbaiki menjadi HTTP versi 1.0. Perubahan ini untuk mengakomodasi tipe-tipe dokumen yang hendak dikirim beserta enkoding yang dipergunakan dalam pengiriman data dokumen.
Sesuai dengan perkembangan infrastruktur internet maka pada tahun 1999 dikeluarkan HTTP versi 1.1 untuk mengakomodasi proxy , cache dan koneksi yang persisten.

Client Side Programming

Dalam jaringan komputer, kata “client side” mengacu kepada operasi yang dilakukan oleh client pada satu hubungan “client-server” . Secara umum, suatu client adalah satu aplikasi komputer, seperti web browser yang berjalan pada satu komputer lokal dari peguna atau workstation dan terhubung ke satu server seperlunya.
Operasi dapat dilakukan client-side karena operasi tersebut membutuhkan akses ke informasi atau fungsi yang tersedia pada client tetapi tidak pada server, karena pengguna membutuhkan observasi terhadap operasi tersebut atau menyediakan input, atau server kekurangan kekuatan pememrosesan untuk melakukan operasi yang tepat waktu untuk seluruh client yang harus dilayaninya. Sebagai tambahan, jika operasi dapat dilakukan oleh client tanpa mengirim data melalui jaringan, maka hal itu memakan waktu lebih sedikit, menggunakan lebih kecil bandwidth dan mengurangi resiko keamanaan.

Source: Slide Share

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!